Definisi dan Manfaat SSE Pajak serta Tata Cara Pembuatannya

  • Share

Pos Nasional – SSE Pajak atau Surat Setoran Elektronik Pajak merupakan layanan pajak berbasis daring atau online yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sistem SEE ini menggantikan sistem sebelumnya, yakni Surat Setoran Pajak (SSP) dan mulai diberlakukan sejak bulan Juli Tahun 2016 lalu.

Menurut Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu), bukti slip yang diterima oleh Wajib Pajak (WP) setelah melakukan pembayaran melalui aplikasi SSE memiliki kedudukan yang sama dengan Surat Setoran Pajak (SSP). Sistem SSE yang dibuat oleh DJP ini bertujuan agar warga negara dapat menyelesaikan kewajiban perpajakan dengan mudah dan menghindari terjadinya keterlambatan pembayaran pajak.

Definisi dan Manfaat SSE Pajak

Menurut Direktorat Jenderal Pajak, Surat Setoran Elektronik Pajak merupakan metode pembayaran pajak elektronik yang dapat dilakukan secara daring dengan billing system. Jenis pajak yang dapat dibayarkan melalui sistem ini diantaranya adalah Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri dan PPN Import, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Adapun manfaat yang didapatkan dari sistem surat pajak elektronik diantaranya adalah:

Pembayaran Pajak Bisa Dilakukan Kapanpun dan Dimanapun

Jika sistem pembayaran pajak SSP mengharuskan Wajib Pajak untuk melakukan pembayaran secara langsung ke kantor pajak, sistem setoran pajak elektronik memungkinkan Wajib Pajak membayarkan kewajiban pajaknya dimanapun. Pasalnya, SSE mengusung pembayaran sistem daring yang dapat dilakukan dimanapun melalui laman yang bisa diakses kapanpun. Sistem ini juga memungkinkan Wajib Pajak tidak perlu lagi membawa lembaran surat setoran pajak ke bank atau kantor pajak, karena dengan Wajib Pajak bisa melakukan pembayaran hanya dengan berbekal ID Billing.

Proses Pembayaran yang Lebih Cepat

Pembayaran pajak dengan sistem SSE dapat dilakukan melalui teller atau secara mandiri melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Internet Banking. Untuk pembayaran melalui teller, Wajib Pajak hanya perlu menunjukkan ID Billing kepada teller. Sementara pembayaran melalui ATM dan Internet Banking, Wajib Pajak hanya perlu memasukkan kode pembayaran yang tertera pada ID Billing ke mesin ATM atau kolom yang disediakan pada Internet Banking. Proses pembayaran pajak secara daring terbilang jauh lebih cepat dibandingkan SSP, karena SSE menggunakan sistem yang terintegrasi secara online.

Meminimalisir Kesalahan Dalam Pembayaran Pajak

SSE mengharuskan Wajib Pajak melakukan pengisian data diri secara mandiri. Untuk mempermudah saat pengisian data, sistem SSE akan mengarahkan Wajib Pajak dalam pengisian data perpajakan. Hal tersebut dapat meminimalisir kesalahan pengisian data, karena Wajib Pajak bisa memastikan secara langsung data-data yang telah diisikannya.

Baca Juga :  Ma’soem University Membuka Jurusan Agribisnis dan teknologi pangan di Bandung

Tata Cara Pendaftaran Surat Setoran Elektronik Pajak

Untuk bisa memperoleh layanan ini, Wajib Pajak diharuskan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri tanpa harus melalui kantor pajak. Adapun tata cara pendaftarannya adalah sebagai berikut:

  1. Kunjungi laman yang telah disediakan oleh DJP, yakni https://sse.pajak.go.id/index.aspx(SSE 1), https://sse2.pajak.go.id/default (SSE 2), https://sse3.pajak.go.id/ (SSE 3). Untuk melakukan pendaftaran melalui SSE 2, Wajib Pajak harus memiliki Electronic Filing Identification Number (EFIN) terlebih dahulu. Untuk mendapatkan kode dan melakukan aktivasi EFIN dapat dilakukan melalui Kantor Pelayanan Pajak (KKP)
  2. Lengkapi data pada isian yang disediakan di laman yang Anda akses
  3. Jika pengisian data sudah dilakukan dan sudah dipastikan data yang dimasukkan benar, langkah selanjutnya adalah melakukan aktivasi akun dengan mengklik “Daftar”. Konfirmasi aktivasi akan Anda terima melalui emailyang Anda daftarkan.
  4. Buka email yang Anda daftarkan, lalu klik link aktivasi yang tertera pada email. Jika aktivasi berhasil, maka akan muncul notifikasi “SUKSES” pada laman pendaftaran
  5. Login dengan akun yang sudah didaftarkan dengan memasukkan NPWP dan 6-digit PIN yang Anda daftarkan sebelumnya. Apabila login berhasil, Anda akan diarahkan ke dashboard e-Billing, lalu pilih “ISI SSE”
  6. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengisi Form Surat Setoran Elektronik. Apabila pengisian formsudah dilakukan, pilih “SIMPAN”, lalu pastikan untuk mencetak ID Billing.

Jika pembuatan SSE Pajak sudah berhasil, maka Anda akan mendapatkan ID Billing pajak yang selanjutnya digunakan untuk pembayaran pajak. Setelah melakukan pembayaran pajak dengan menggunakan ID Billing, pastikan Anda mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti bahwa kewajiban pajak telah dibayarkan.  

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *